KODE IKLAN DFP 1 Pidato Memperingati Maulid Nabi Saw | Ruang Belajar siswa kelas 3

Pidato Memperingati Maulid Nabi Saw

KODE IKLAN 200x200
KODE IKLAN 336x280
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillahi rabbil ‘aalamii, wabihi nasta’iinu ‘alaa umuriddunya waddiin, wash salamu ‘alaa asyrafil ammbiyai wal mursalin, wa’ala aalihi wa ash-habihi ajma’in, amma ba’du.

Saudara, hadirin dan hadirat yang berbahagia. 
Kita telah kembali memasuki bulan Rabi'ul Awwal, bulan yang sangat bersejarah yaitu bulan kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW atau Maulid Nabi besar Muhammad SAW. yang tepatnya jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awwal.

Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, telah menjadi tradisi umat Islam semenjak dulu hingga sekarang,wa1aupun dengan cara dan bentuk yang berbeda-bea, namun tetap dalam konteks dan semangat yang sama yaitu menyayangi dan meneladani Rasulullah SAW. sebagai Rasul terkhir dan yang termuliadi antara para rasul sebelumnya. Beliau tiba dengan membawa agama Islam, sebagai agama yang tepat kebenarannya, yang membenarkan dan menyempurnakan agama-agama yang dibawa oleh para nabi, utusan Tuhan sebelumnya, semoga dijadikan pegangan bagi para hamba-Nya dalam perjalanan hidup menuju keselamatan dan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Saudara, hadirin dan hadirat yang berbahagia. 
Kiranya dapatlah kita ilustrasikan mengenai situasi dunia secara umum menjelang diutusnya Rasulullah SAW. yaitu dalam keadaan kacau balau(chaos) dalam segala bidang kehidupan, baik di bidang politik,ekonomi, maupun sosial budaya. Sekalipun jauh sebelumnya telah berdiri dengan megahnya kerajaan Romawi di benua Eropa yang dilandasi oleh ajaran-ajaran agama Kristen, yang telah berhasil mencapai puncak kejayaannya, tetapi mulai abab ke V Masehi, kejayaan itu mulai suram dan terus memudar redup dan padam.

Sementara kondisi di benua timur, baik dalam kerajaan Persia maupun di negeri-negeri Tiongkok, India dan lain sebagainya, yang sebelumnya terkenal sebagai sentra kebudayaan, ilmu, filsafat lain sebagainya, cahayanya sudah mulai memudar dan redup serta mengalami kemunduran secara tajam. Agama Budha di Tiongkok tidak sanggup mempertahankan nilai-nilai peradaban yang telah maju berkembang sebelumnya. Agama Brahma di India, telah memupuk benih-benih perbedaan dan perpecahan di kalangan pengikut-pengikutnya, lebih-lebih dengan ajarannya yang membagi insan menjadi empat kasta, yaitu: Kasta Brahma (kelompok pemimpin-pemimpin agama dan pendeta-pendeta); Kasta Kesatria (golongan perwira dan angkatan perang); Kasta Weisya (golongan pedagang petani, dan tukang-tukang); Kasta Sudra (Golongan para hamba, pelayan dan orang-orang gembel).

Sedangkan, situasi di benua Arabia pada waktu itu, juga dalam kemerosotan moral yang luar biasa, yang dalam sejarah Islam lebih dikenal dengan zaman jahiliyah. Antara satu suku dengan suku ug lain saling bermusuhan dan berperang. Agama Yahudi dan Nasrani yang sebelumnya telah berkembang di benua Arab tak lagi bisa menahan laju kemerosotan moral itu. Di bidang politik, etika perpolitikan telah diinjak-injak, sehingga kekuasaan dan kepemimpinan didasarkan atas kekuatan okol dan fisik serta kesewenang-wenangan, tidak lagi memakai nalar dan kecerdasan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai moral. Di bidang ekonomi, terjadi penghisapanbesar-besaran terhadap golongan yang lemah oleh golongan yang besar lengan berkuasa dan kaya. Di bidang sosial terjadi diskriminasi yang sangat tajam. Karena kondisinya yang sedemikian parah tersebut sehingga jago sejarah mengistilahkan zaman itu dengan era kegelapan (dark ages).   

Saudara, hadirin dan hadirat yang berbahagia. 
Muhammad SAW. diutus oleh Tuhan sebagai Rasul terakhir, saat situasi dunia yang sekilas tergambar tersebut di atas, untuk menolong dan memperbaiki umat insan dari kehancuran yang sedemikian parah itu. Dalam waktu yang relatif singkat kurang lebih selama 23 tahun, Nabi SAW. telah bisa melaksanakan perubahan-perubahan mendasar, baik di bidang akidah, akhlak, politik dan sosial  ekonomi, tentu setelahbeliau menelan pahit getirnya usaha dibawah situasi kejahiliyaan dan tekanan-tekanan serta ancaman-ancaman yang luar biasa kejam dan biadabnya dari kaum kafir Quraisy.

Sebagai utusan Tuhan yang terakhir, Nabi Muhammad mengemban amanah suci, sebagai wujud faktual dari sifat Rahman dan Rahim Tuhan terhadap para hamba-Nya, bahkan merupakan penyempurna dari semua kenikmatan yang telah diberikan-Nya, kepada sekalian penghuni alam. Tuhan SWT. berfirrian: "Dan tiadalah Karni mengutus kamu, melainka untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam." (QS. A1-Anbiyaa': 107)

Sebagai Rasul terakhir, penyempurna para Nabi sebelumnya tentu Muhammad SAW. merupakan insan paripurna (al-insanul al-kamil),yang pada dirinya terletak untaian mutiara pesan tersirat sebagai obor penerang dalam hidup dan kehidupan sekalian penghuni alam, yang mengeluarkan insan dari gelap gulita kekafiran menuju cahaya kebenaran, yaitu dinul Islam yang diridai Tuhan swt.

Sudara, hadirin dan hadirat yang berbahagia. 
Di Bidang Akhlak Nabi SAW. telah menanamkan perobahan di etika yang terpuji (akhlaqul karimah), yang mencakup nilai-nilai kebijaksanaan pekerti yang luhur dan terpuji, menyerupai menanamkan sifat-sifat kejujuran, penyantun memenuhi hak dan kewajiban, suka berbuat baik, berani membela yang benar, sabar dan sifat-sifat terpuji yang lainnya. Pada dasarnya etika yang ditanamkan Rasulullah saw. yaitu A1-Qur'an itu sendiri. Dengan kekokohan bangunan akhlaqul karimah yang telah dibangun oleh Nabi Muhammad saw. itu, lambat laun sifat-sifat, yang tercela yang semula mendarah mendaging itu terlepas dan tergusur dari realitas kehidupan.

Di antara diam-diam kesuksesan ia melaksanakan perubahan di bidang etika ini ialah, alasannya yaitu ia bukan hanya membuatkan ajaran-ajaran moral itu saja, tetapi terlebih dahulu ia memperaktekkan dalam kehidupan langsung beliau. Sehingga hal itu menjadi suri tauladan yang sangat menarik untuk diikuti oleh orang-orang yang ada disekeliling ia pada mulanya, dan umat insan pada perkembangan selanjutnya.
Sungguh etika Rasulullah Muhammad saw. yaitu sangat tinggi dan mulia, sehingga Tuhan hingga memuji ketinggian etika ia itu. Sebagaimana yang ditegaskan dalam ayat: "Dan sebenarnya kau (Muhammad) benar-benar berbudi pekerti yang agung." (Q: Al-Qalam: 4).

Nabi Muhammad SAW. dalam segala hal selalu mengedepankan nilai moral yang tinggi, alasannya yaitu memang dari sinilah eksistensi sosial insan sebagai makhluk yang paling mulia di antara makhluk-makhluk yang lain terjaga. Untuk itulah Nabi SAW. diutus, sebagaimana sabda beliau: "Sesungguhnya saya diutus (oleh Allah.sebagai Rasul),untuk menyempurnakan kebijaksanaan pekerti yang luhur."

Saudara, hadirin dan hadirat yang berbahagia. 
Sebagai kaum yang benar-benar mengaku sebagai umat Muhammad SAW., kita harus senantiasa taat dan tunduk akan syari'at dan ajarannya. Dalam  kesempatan memperingati hari-hari bersejarah semacam ini hendaklah kita niatkan sebagai bukti syukur atas anugerah Tuhan yang telah menunjukkan jalan keselamatan bagi kita melalui utusan-Nya; juga hendaklah kita niatkan sebagai penghormatan atas kecintaan kepada beliau, dengan tujuan semoga lebih banyak lagu memperoleh suri tauladan dan dongeng perjuanganbeliau untuk kita terapkan dalam perjalanan hidup kita sehari-hari dan semoga mendapat syafa'at beliau.

Sebagaimana disebutkan dalam sabda Nabi SAW. yang diriwayatkan oleh sobat Anas bin Malik, bahwa ia bersabda: "Barangsiapa yang menyayangi sunnahku, maka sungguh ia telah menyayangi dan barangsiapa yang menyayangi aku, maka ia akan bersamaku di dalam surga." Dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Aisyah R.A. juga dibutkan: "Barangsiapa yang menyayangi Rasulullah SAW., tentu ia memperbanyak bershalawat kepada Nabi SAW. sebagai buahnya yaitu memperoleh syafa'at ia dan sanggup menyertai ia di dalam surga."

Saudara, hadirin dan hadirat yang berbahagia. 
Demikianlah, Pidato yang sanggup saya sampaikan dalam rangka memperingati Maulid Nabi besar Muhammad SAW. Mudah-mudahan ada guna dan manfaatnya. Mohon maaf atas kesalahan dan kekhilafannya.
Wallahul muwaffiq ilaa aqwamit thariq, Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
KODE IKLAN 300x 250
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==
KODE IKLAN DFP 2
KODE IKLAN DFP 2