Assalamu’alaikum warahmatullahi wabaraktuh
Alhamdulillahi Rabbil 'alamin, wa bihi nasta’iinalaa umuriddunya waddiin, wash shalatu was salamu 'ala asyrofi1 anbiyai wal mursalin, Wa 'ala aalihi wa ash-habhihi ajma’inamma ba'du:
Saudara, hadirin dan hadirat yang berbahagia.
Marilah terlebih dahulu kita panjatkan puji syukur sedalam-dalamnya kepada Yang Mahakuasa swt. yang senantiasa menawarkan rahmat, taufiq dan hidayah-Nya, shingga pada ketika ini kita berada di penghujung tahun ini, dan tentu kita berharap masih sanggup diberi kesempatan untuk menghirup udara tahun depan dengan kondisi yang lebih baik lebih melaksanakan amal saleh dan bersahabat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
Saudara,hari-hari terus berlalu dengan begitu cepat berganti bulán berganti tahun, begitu seterusnya, tanpa ada toleransi sedikitpun untuk kembali walau barang sejenakpun Kini, sebentar lagi kita akan menutup lembaran tahun ini untuk menuju lembaran tahun yang baru. Dalam konteks sebuah mirip kegiatan bisnis yang kita lakukan ketika ini telah tiba waktunya untuk tutup buku dan menghitung keuntungan rugi selama satu tahun. Demikian dengan hidup yang kita jalani, di selesai tahun mirip sekarag ini, saatnya kita melaksanakan introspeksi dan penilaian diri, menghitug laba, rugi atas amal perbuatan yang kita lakukan. Terhadap dosa dosa yang telah kita lakukan, marilah segera bertobat dan megganti dengan amal saleh yang bermanfaat, akan halnya yang bijak, terus kita tingkatkan. Karena kita tidak tahu kapan saatnya maut menjemput kita. Yang Mahakuasa membuat kehidupan ini, tidaklah main-main, apa saja yang kita lakukan, semuanya niscaya akan diperhitungkan dan dimintai pertanggungjawabakannya di hadapan Yang Mahakuasa swt. Perhatikan firman Yang Mahakuasa swt :
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ وَاخْشَوْا يَوْمًا لا يَجْزِي وَالِدٌ عَنْ وَلَدِهِ وَلا مَوْلُودٌ هُوَ جَازٍ عَنْ وَالِدِهِ شَيْئًا إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ فَلا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَلا يَغُرَّنَّكُمْ بِاللَّهِ الْغَرُورُ
إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الأرْحَامِ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
"Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari Yang (pada hari itu) seorang bapak tidak sanggup menolong anaknya, dan seorang anak tidak sanggup (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya Janji Yang Mahakuasa yaitu benar, maka Janganlah sekalikali kehidupan dunia memperdayakanmu, dan Jangan (pula) penipu (setan) memperdayakan kau dalam (mentaati) Allah. Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan perihal hari kiamat. Dan Dialah yang menurunkan hujan dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorangpun yang sanggup mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakan besok dan tiada seorangpun Yang mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Yang Mahakuasa Maha mengetahui lagi Maha Mengenal." (QS. Luqman: 33-34).
Saudara, hadirin dan hadirat yang berbahagia.
Eva1uasi dan introspeksidiri menjadi sangat penting untuk kita lakukan utamanya menjelang tutup tahun ini, untuk melangkah ke depan Yang lebih baik. Apakah usia kita yang sudah cukup panjang yang telah kita habiskan hingga ketika ini, telah kita pergunakan secara benar dan semestinya. Dan apakah amal kebaikan yang telah kita lakukan sudah lebih banyak daripada amal jeleknya? atau justru sebaliknya? Untuk melangkah ke depan yang lebih baik, kita perlu melihat ke belakang, melaksanakan penilaian dan introspeksi diri dari perjalanan hidup yang telah kita lalui. Lalu kita susun langkah-langkah strategis, kita hindari yang keliru dan yang salah, dan terhadap yang baik, lebih kita perbaiki dan kita tingkatkan, semoga kita menjadi orang yang beruntung. Yang Mahakuasa swt. berfirman
yang artinya:
# يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
# وَلا تَكُونُوا كَالَّذِينَ نَسُوا اللَّهَ فَأَنْسَاهُمْ أَنْفُسَهُمْ أُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Yang Mahakuasa dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sebetulnya Yang Mahakuasa Maha Mengetahui apa yang kau kerjakan. Dan Janganlah kau mirip orang yang lupa kepada Allah, kemudian Yang Mahakuasa menimbulkan mereka lupa kepada diri mereka sendiri." (QS. Al-Hasyr: 18-19)
Ayat tersebut mengisyaratkan semoga supaya kita melaksanakan penilaian dan introspeksi terhadap perjalanan hidup yang telah kita lalui, meneliti kegiatan dan amal-amal yang telah berlalu. Itulah sebabnya, maka Umar r.a. berkata: "Hisablah (lakukanlah penilaian dan introspeksi) diri kamu, sebelum kau dihisab."Suatu ketika Nabi saw. kedatangan seorang pria dan berkata kepada ia semoga menawarkan wasiat kepadanya: "Ya Rasulullah, berilah saya wasiat." Beliau bersabda: "Apakah kau meminta wasiat?" Laki-laki itu berkata: "Benar, ya Rasulullah." Beliaulalu bersabda: "Kalau kau ingin melaksanakan sesuatu, maka lihatlah akibatnya, kalau benar kerjakanlah, tetapi jikalau salah tinggalkanlah."
Saudara, hadirin dan hadirat yang berbahagia.
Kalaulah sekiranya pada tahun ini kita telah terlanjur banyak melaksanakan kesalahan dan dosa, marilah kita segera memperbanyak istighfar, memohon ampun kepada Yang Mahakuasa dan berusahá sekuat tenaga untuk tidak menjerumuskan diri pada kesalahan yang sama di hari-hari mendatang. Yang Mahakuasa swt. berfirman:
# وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالأرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
# الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ
# وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ
# وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ
# أُولَئِكَ جَزَاؤُهُمْ مَغْفِرَةٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَجَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ
"Dan segeralah kau kepada nirwana yang luasnya seluas langitdan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya) baik di waktu lapang maupun di waktu sempit, dan orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang, Yang Mahakuasa menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, kemudian memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang sanggup mengampuni dosa selain daripada Allah. Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dan Tuhan merekadan nirwana yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahalaorang-orang yang beramal." QS., Ali Imran: 133 - 136).
Sedangkan kebaikan yang pernah kita lakukan, marilah teruskita pelihara dan kita kembangkan serta memohon kepada-Nyaagar diberikan proteksi dan kekuatan untukbisa terus melakukanaktivitas kesalehan secara istiqamah dan lebih baik. Kita manfaatkanwaktu sebaik-baiknya dengan melaksanakan amal saleh, semoga kita tidaktergolong orang yang merugi. Yang Mahakuasa swt. berfirman:
# وَالْعَصْرِ
# إِنَّ الإنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ
إِلا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
"Demi masa. Sesungguhnya insan itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dannasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehatmenasehati supaya menetapi kesabaran." (QS. A1-Ashr: 1-3).
Demikianlah, pidato tutup tahun yang sanggup saya sampaikan, akhirnya, saya ucapkan selamat menyongsong tahun baru, semoga kehidupan kita akan terus mengalami peningkatan ke arah yang lebih baik, hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari-hari mendatang akan lebih baik dari hari ini, sehingga kita termasuk orang-orang yang beruntung, baik di dunia maupun akhirat.
Bilahitaufiq wal hidayah, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabaraktuh.
