Asslamu'alaikum Warohmatullaahi wabarokaatuh..
Salam Perjuangan.
Para hadirin yang dimulyakan Tuhan, 10 November yakni Hari yang besejarah, hari yang perjuangan, hari untuk meyongsong masa depan, dimana para hlawan dikala itu melawan para penjajah demi menjaga keutuhan NKRI dan kemerdekaan yang utuh, mereka berjuang mengorbankan jiwa raganya untuk bangsa ini, sungguh mulia perjungan itu, pelawanan dengan memakai senjata yang tradisional hanya dengan niat demi kemerdekaan yang berhadapan dengan senjata canggih, para hero berhasil mengusir penjajah yang akan merebut kembali Indonesia dari tangan kolonial yang dibantu oleh para sekutunya, Keberhasilan tersebut bukanlah hal yang sangat murah, darah mengalir bagaikan sungai dalam memperjuangkan negara ini.
Sudah kita baca, denga dari guru-guru kita bagaimana usaha dimasa itu, sehingga Indonesia menjadi Negara kesatuan yang sangat kokoh tak tertandingi bahkan ditakuti dunia, keberanian untuk menjaga kedaulatan NKRI bukanlah sebuah mitologi, akan tetapi bukti para hero kita yang berkorban mati-matian, berdatangan para cowok dari banyak sekali penjuru tanah air, tugas lapisan masyarakat yang besar lengan berkuasa dan bersatu, ajakan jihad oleh para Ulama dikala itu, bahwa wajib membela tanah air bangsa, menciptakan seluruh masyarakat turun melawan lapisan para penjajah yang bersenjata lengkap dan canggih di jawa timur, sampai dikala ini dikenal dengan surabaya menjadi Kota pahlawan.
Kembali pada konteks masa kini, dimana banyak diantara kita yang lalai akan hal itu, sejarah hanya dijadikan sebuah dongeng lama belaka, mohon kiranya para hadirin menengok keblakang pada tanggal 10 November 1945 merupakan usaha yang banyak mengandung arti nilai kesatuan dan persatuan bangsa, setidaknya menawarkan wasiat untuk kita semua untuk menjaga kedaulatan bangsa ini, dimana kita semua yakni para pengemba amanah manjaga NKRI, siapapun, dimanapun, kapanpun lawan gerakan-gerakan, kelompok asing, atau siapa saja yang mengancam NKRI ini, mari kita singsingkan lengan kita untuk melawan dan membasmi para perusak bangsa. Masa modern ibarat kini ini contoh penjajahan memakai contoh yang berbeda mereka masuk dengan cara yang halus dan menyusup untuk merusak kedaulatan bangsa kita,
Para hadirin
Negeri yang kaya ini bukanlah mustahil banyak yang mengincarnya, dengan banyak sekali macam contoh dan unsur politik atau apapun yang secara tujuan biar kita tunduk dengan kepentingan mereka, untuk itu mari kita mencari ilmu untuk mengelolah sumberdaya alam yang kaya ini, kreatif, dan inovatif biar para penjajah modern masa kini tidak bisa bersaing dengan kita, banyak hal yang kita belum tahu, banyak kekayaan yang belum kita manfaatkan, mari kita jaga demi bangsa Indonesia yang tercinta ini sampai menuju masyarakat yang adil dan beradab, makmur dan sentosa, kita bersama bersatu kembali pade semboyan Bhineka tunggal ika yang penuh kerukunan dan perdamaian abadi, menghormati sesama dan berlandaskan Pancasila.
Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November ini, secara gamblang bergotong-royong mereka para pejuang menawarkan amanat kepada kita sekalian sebagai anak bangsa untuk menjaga kedaulatan NKRI, korbankan jiwa dan raga kita untuk Indonesia, kita yakni bangsa yang maju dan makmur, kita yakni bangsa yang hebat, kita yakni bangsa yang bermartabat, jangan jadikan negeri ini diinjak-injak oleh para perampok yang mengatasnamakan kepentingan bangsa kemudian kemudian mereka berkuasa dan kita disingkirkan, ingatlah wahai saudaraku setanah air bukankah hero kita gugur dimedan perang hanya untuk negeri ini, mereka bersatu untuk kita semua demi keutuhan bangsa. Cukuplah itu menjadi pelajaran bagi kita semua biar lebih waspada menjaga NKRI ini, Pepatah menyampaikan Bersatu kita teguh bercerai kita hancur berantakan.
Kepentingan bangsa merupakan utama dari kepentingan segala hal, kelompok, individu, dan gerakan-gerakan yang mengancam NKRI yakni musuh kita bersama, Ganyang Koruptor yang menzdolimi rakyat, mari kita berbenah dari diri kita, keluarga kita, bangsa kita, biar kelak indonesia menjadi negera yang jaya dan tak terkalahkan. Ikut mensukseskan aktivitas negara yang menjadi harum bangsa kita, berperan sebagai anak bangsa yang berprestasi dan tanamkan patriotisme, nasionalisme, pada diri dan darah kita, salam semangat demikian pidato sambutan saya simpulan kata saya ucapkan Merdeka atau mati..
Wassalamu alaikum Warohmatullaahi wabarokaatuh..
Demikian pidato Sambutan Hari Pahlawan Nasional 10 November 2016 || Nasionalisme juga ini Pidato Pada Hari Pahlawan (10 Nopember) kunjungi juga ini Hari Pahlawan 10 November Yg Bikin Semangat Juang
